Tips Asik Menghafal Al-Quran
7 Tips agar menghafal al-Qur’an menjadi menyenangkan
Tips ini di dapatkan dari ustadz Deden Makhyaruddin yang
menghafal 30 juz dalam waktu singkat. Namun uniknya, beliau justru
mengajak kita untuk berlama-lama dalam menghafal. Pernah beliau menerima
telepon dari seseorang yang ingin memondokkan anaknya di pesantren
beliau. “Ustadz..menghafal di pondok antum butuh berapa lama untuk
khatam?” SEUMUR HIDUP, jawab Ustadz Deden dengan santai. Meski bingung,
ibu itu bertanya lagi “targetnya ustadz?” targetnya KHUSNUL KHOTHIMAH,
jawab sang ustadz. Mm..kalau pencapaiannya ustadz? Ibu itu terus
bertanya. Pencapaiannya DEKAT DENGAN ALLAH, kata ustadz Deden.
Subhanallah ^^
Prinsip beliau “Cepat Hafal itu beasal dari Allah, Ingin
Cepat Hafal (bisa jadi ) datangnya dari SYETAN. Sebelum lebih jauh, saya
harap teman-teman memiliki komitmen untuk meluangkan satu jam perhari
khusus untuk al-qur’an. Kapanpun itu yang penting durasinya satu jam.
Mau tahu lebih lanjut? Yuk kita pelajari 7 prinsip beliau.
1. MENGHAFAL TIDAK HARUS HAFAL.
Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang
berbeda-beda pada setiap orang. Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat
yaitu imam Asim menghafal al-qur’an dalam kurun waktu 20 tahun. Target
menghafal kita bukanlah ujung ayat, namu bagaimana kita menghabiskan
waktu yang sudah kita agendakan HANYA untuk MENGHAFAL.
2. BUKAN UNTUK DIBURU-BURU, BUKAN UNTUK DITUNDA-TUNDA.
Kalau kita sudah menetapkan waktu, bahwa dari jam 6 sampai jam
7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal. Maka, berapapun ayat yang
berhasil kita hafal tidak menjadi masalah. Jangan BURU-BURU pindah ke
ayat selanjutnya jika ayat yang sebelumnya belumbenar-benar kita hafal.
Nikmati saja saat-saat ini, saat-saat dimana kita bercengkrama dengan
Allah. ^^
3.
MENGHAFAL BUKAN UNTUK KHATAM, TAPI UNTUK SETIA BERSAMA AL-QUR’AN.
Kondisi hati yang tepat untuk menghafal adalah BERSYUKUR bukan
BERSABAR. Kita sering mendengar, “menghafal itu memang kudu sabar”
sebenarnya tidak ada yang salah dengan itu, hanya saja kurang pas.
Karena, memberi kesan ayat-ayat it adalah sekarung batu di punggung
kita, yang ingin cepat-cepat kita pindahkan agar terbebas dari beban
(khatam). Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an
diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN. Untuk apa khatam jika tidak pernah
diulang?? Setialah bersama Al-Qur’an.
4. SENANG DIRINDUKAN AYAT.
Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum
juga nyantol di memori. Maka sebenarnya ayat itu lagi kangen dengan
kita. Katakanlah pada ayat itu,” I miss U too...” hhe. Coba dibaca arti
dann tafsirnya, bisa jadi ayat itu adalah jawaban dari pertanyaan kita.
Jangan buru-buru suntuk ketika gak hafal-hafal. Kita harus senang karena
sedang dirindukan Al-Qur’an. ^^
5. MENGHAFAL SESUAP-SESUAP.
Nikmatnya mengahafal adalah ketika membacanya berulang-ulang.
Dan besarnya suapan juga harus pas. Coba bayangkan kalau kita makan
dengan sendok teh, pasti gak nikmat karena terlalu sedikit. Makan pake
sendok nasi (centong) bikin muntah karena terlalu banyak. Menghafalpun
demikian, jika “ ‘amma yatasaa aluun” terlalu panjang, maka cukuplah “
‘amma” di ulang-ulang baru di lanjutkan. Sesuaikan dengan kemampuan
mengunyah teman-teman.
6. MENGUTAMAKAN DURASI.
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, berkomitmenlah untuk
menjadikan waktu 1 jam teman-teman hanya untuk menghafal. 1 Jam itu gak
sampe 5% dari sehari waktu kita loh.. :) jadi, jangan sampai korupsi ya.
7. PASTIKAN AYATNYA BERTAJWID. Cari guru atau teman yang bisa mengoreksi bacaan kita dengan tajwid yang baik.
Catatan
PENTING :
Seringkali teman kita menakut-nakuti “jangan ngafal...awas looh...kalau
lupa dosa besar”. Teman-teman yang dosa itu kalau kita MELUPAKAN bukan
LUPA. Imam masjidil Haram pernah lupa sehingga ia salah ketika membaca
ayat, lantas apakah ia berdosa? Mudah-mudahan kita senantiasa ada dalam
naungan kasih sayang Allah. Amiin
Semangat Menghafal, Selamat Menggapai tiket berjumpa dengan Allah dan
Rasul-Nya ^^


Komentar
Posting Komentar