Mengapa Bulan Sya'ban Istimewa?
Bulan Sya'ban termasuk salah satu dalam bulan yang mulia,
dimuliakan karena tiga hal:
1. Bulan Sya'ban adalah bulannya Nabi Muhammad saw
Kenapa Nabi Senang sekali dengan
bulan Sya'ban sampai mengatakan bahwa bulan Sya'ban adalah bulannya Nabi
Muhammad saw, padahal semua bulan juga istimewa?
Karena karunia Allah swt yang paling besar dalam hidup Nabi
Muhammad saw diturunkan pada bulan Sya'ban. Karunianya apa? sebuah karunia berupa
firman Allah swt dalam surat al-Ahzab
ayat 56:
Ø¥ِÙ†َّ اللَّÙ‡َ ÙˆَÙ…َÙ„َائِÙƒَتَÙ‡ُ ÙŠُصَÙ„ُّونَ عَÙ„َÙ‰ النَّبِÙŠِّ ۚ ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُوا صَÙ„ُّوا عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„ِّÙ…ُوا تَسْÙ„ِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Anugerah Allah ini sangat membuat
Nabi Muhammad saw senang. Sehingga beliau mensyukuri anugerah ini dengan
memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Ulama mengatakan arti sholawat dari Allah,
malaikat, dan dari manusia berbeda.
a. Sholawat
dari Allah berarti Allah merahmati, menyayangi sekaligus memuliakan Nabi
Muhammad saw
b. Sholawat
dari malaikat berarti istighfar, malaikat memohonkan ampun.
Mengapa
beliau senang mendapatkan istighfar dari malaikat? Karena beliau terbebankan
atas apa yang ummat beliau lakukan. Sehingga beliau berdo’a setiap malam “ya
Allah ampuni ummat saya”
Berbuat
dosa itu tidak baik, merasa berdosa itu baik. Orang yang senantiasa
merasa berdosa adalah yang sebenarnya terjaga.
c. Sholawat
dari manusia berarti do’a untuk Nabi Muhammad saw.
2. Di dalamnya ada satu hari yang mulia yaitu Nisfu Sya'ban
3. Bulan Sya'ban menjadi pintu gerbang menuju bulan suci Ramadhan


Komentar
Posting Komentar