Pahala Sholawat, No Sensor???
“Sholawat itu
bagaikan gerimis, tanpa sadar tiba-tiba seseorang sudah kebasahan”
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Sholawat adalah amal ibadah yang istimewa. Sebuah amal
yang pasti diterima, tidak akan ditolak. Berbeda dengan ibadah lainnya seperti
sholat, membaca al-qur’an, sedekah, dll ibadah tersebut ada yang ditolak
dikarenakan kesalahan kita dalam mengamalkannya. Seperti diiringi riya
misalnya.
Kenapa sholawat tidak ada sensornya? Karena saat kita
bersholawat, Allah tidak melihat sipa yang bersholawat. Tapi, yang Allah lihat
adalah Nabi Muhammad saw. Yang disholawatkan.
Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad.
Yuk Bersholawat !!!
^^
Sumber:
Penjelasan Ustadzah Halimah Alaydrus yang ditulis di story akun instagram
@miabinthahir


Komentar
Posting Komentar