Ku bayangkan seperti berbicara langsung dengannya.
Tersenyum dengan penuh perhatian.
Mendengarkan setiap kata yang ia ucapkan.
Saat itu tiba-tiba lahir sebuah tanya,
Apakah ini yang disebut mencintai karena Allah?
Entah, yang ku tahu hanya..
Diingatkan tentang-Nya adalah kebenaran dan bahagia.
Komentar
Posting Komentar