Pertama kalinya


Saat ini aku seperti ada dalam suatu ruangan yang baru.
Pintunya, ku yakin tidak terkunci.
Tapi ku tak tahu,
apakah harus keluar atau tetap disini.

Seperti ada sesuatu yang ingin meledak.
Mungkin karena ku takut, aku salah.
Ini pertama kalinya.
Jantung dan hati seperti meletup.

Wahai penguasa hati.
Beri diri yang dhoif ini petunjuk.
Beri diri ini kekuatan.
Agar tak salah, langkah ini berjalan.

Dua hari setelah puisi ini dibuat
Akhirnya ku putuskan untuk keluar dari ruang itu.
Karena ku merasa . .ini akan terasa sakit akhirnya.

Komentar